Pada Kesempatan Pada kali ini saya akan membahas mengenai sebuah Os dan Lisensi yaitu FreeBSD
A.PENDAHULUAN
Pada Kesempatan Pada kali ini saya akan membahas mengenai sebuah Os dan Lisensi yaitu FreeBSD
FreeBSD adalah sebuah sistem operasi bertipe Unix bebas yang diturunkan dari UNIX AT&T lewat cabang Berkeley Software Distribution (BSD) yaitu sistem operasi 386BSD dan 4.4BSD-Lite, meskipun pada awalnya FreeBSD rilis 1.0 diturunkan dari sistem operasi 386BSD dan 4.3BSD-Lite [1]. FreeBSD berjalan di atas sistem arsitektur yang kompatibel dengan Intel x86 (Pentium dan Athlon), amd64 (Opteron, Athlon64, dan EM64T), ARM, IA-64, PowerPC, PC-98, DEC Alpha, dan UltraSparc [2]. FreeBSD rilis 6.4 menjadi rilis terakhir untuk dukungan kepada arsitektur DEC Alpha [1]. FreeBSD merupakan turunan dari Berkeley UNIX. Akan tetapi, FreeBSD tidak bisa dipanggil sebagai Unix.
B. ALAT DAN BAHAN
1. Laptop
2. Internet
3. OS FreeBSD
C. WAKTU PELAKSANAAN
1 jam
D. PEMBAHASAN
FreeBSD adalah suatu sistem operasi yang bekerja layaknya
UNIX tetapi bukan turunan dari UNIX. Pertama kali dikembangkan oleh Berkeley
Software Distribution pada tahun 1993.
Operating system ini dijuluki FreebSD karena software ini
gratis untuk digunakan oleh siapapun termasuk untuk kepentingan komersial,
source code yang tersedia dengan gratis, siapapun dapat meningkatkan performa
FreeBSD ini atau menemukan bug untuk mensubmit source codenya, kata “free”
dapat diartikan sebagai gratis, atau dapat digunakan sesuai keinginan user.
Saat ini FreeBSD banyak dipercaya sebagai OS untuk server
yang menangani beban yang cukup tinggi. Tercatat beberapa situs internet
tersibuk di dunia, seperti Yahoo.com, Hotmail.com, dan ftp.cdrom.com
menggunakan FreeBSD sebagai sistem operasi bagi servernya. Sementara itu, di
Indonesia FreeBSD menjadi tulang punggung dari jaringan AI3 (Asian Internet
Interconnection Initiative). Jaringan yang di Indonesia berpusat di ITB ini
bertujuan untuk menghubungkan perguruan tinggi serta lembaga pendidikan maupun
riset di Indonesia ke jaringan internet melalui gateway internet AI3 di ITB.
1. Sejarah FreeBSD
Sejarah munculnya FreeBSD berawal dari pengembangan system
Operasi Unix yang dirancang oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchie, peneliti dari
AT&T Bell Laboratories. Selama pertengahan tahun 70an, Ken Thompson
memperkenalkan UNIX ke University of California di Berkeley. Dan ketika
University of California at Berkeley menerima source code ini (membeli dengan
harga $400), co-creator Unix, Ken Thompson, tengah berkunjung ke salah satu
fakultas. Melalui bantuannya yang konsisten, para periset dan mahasiswa,
terutama Bill Joy (salah satu pendiri Sun Microsystem), berusaha mengembangkan
source code Unix tersebut dan melahirkan apa yang disebut The Berkeley Software
Distribution (BSD).
Dengan dukungan pendanaan dari DARPA (departemen pertahanan
Amerika), Berkeley Computer System Research Group (CSRG) selanjutnya menjadi
bagian penting dalam pengembangan Unix disamping Bell Labs. Bersamaan dengan
Unix System V AT&T sendiri, BSD tumbuh menjadi salah satu dari dua flavor
Unix mayor pada saat itu.
Faktanya, sistem Unix BSD berkembang lebih inovatif dari
Unix System V. Ia lebih digemari oleh kalangan akademik dan institusi-institusi
riset daripada perusahaan komersial.
Berbeda dengan Linux yang dibuat secara “keroyokan” oleh
para programmer di seluruh dunia, FreeBSD dikembangkan oleh sebuah tim yang
terbagi atas tiga kelompok besar, masing-masing adalah FreeBSD Core Team,
FreeBSD Developers, dan FreeBSD Documentation Project. FreeBSD Core Team
bertindak sebagai semacam “dewan direksi” dari proyek FreeBSD. Tim ini
bertanggung jawab untuk menentukan tujuan-tujuan proyek secara keseluruhan
serta aturan pelaksanaannya. Tim kedua, FreeBSD Developers, bertanggung jawab
terhadap tugas teknis dalam pembuatan FreeBSD, sementara FreBSD Documentation
Team menangani tugas-tugas yang berkenaan dengan pendokumentasian proyek,
pembuatan manual, FAQ, dan sebagainya.
Seiring bergulirnya waktu, Unix BSD sangat mempengaruhi
perkembangan sistem-sistem Unix yang ada saat ini. Berbagai utiliti dasar Unix,
seperti C-shell, vi, TCP/IP, dan virtual memory, dibuat pertama kali pada rilis
Unix BSD. Sun Microsystem SunOS termasuk turunan dari 4.2BSD, sedangkan Unix
System V ditulis-ulang dalam rilis ke-empatnya (SVR4) untuk menyesuaikan diri
dengan fitur-fitur BSD.
2. Versi FreeBSD
Versi modern BSD adalah 4.4BSD yang dirilis pada tahun 1993.
Kebanyakan sistem-sistem BSD saat ini berstandarkan 4.4BSD-Lite. Di antara
sekian banyak flavor Unix BSD terdapat tiga sistem freeware yang populer
digunakan dan salah satunya adalah FreeBsd yang akan dijelaskan dalam pelatihan
ini. Varian BSD yang lainnya adalah NetBSD dan OpenBsd.
Pengembangan FreeBSD melibatkan banyak sekali pihak.
Biasanya mereka adalah programmer individu berkemampuan tinggi yang dikenal
sebagai commiters. Commiters dipilih oleh FreeBSD Core Team. Sekitar tahun 1992
dan 1993, Jordan K. Hubbard, Rod Grimes, dan Nate Williams bekerja pada proyek
386BSD dan merilis set perubahan-perubahan yang dikenal dengan “Unofficial
386BSD Patchkit.”
David Greenman, yang kemudian bekerja pada Walnut Creek,
selanjutnya mengusulkan sistem operasi baru berbasiskan kepada patchkit yang
telah ada dengan nama FreeBSD.
Segera setelah itu, Hubbard dikontrak Walnut Creek untuk
mempersiapkan channel distribusi CDROM. Walnut Creek memberikan dukungan dengan
menawarkan server dan hardware ber-bandwidth tinggi untuk mengembangkannya.
CDROM pertama dari FreeBSD adalah versi 1.0, dirilis pada bulan Desember 1993.
FreeBSD 2.0 dirilis bulan November 1994. Selanjutnya sebagai
upgrade dan peningkatan dilakukan secara berkesinambungan dan signifikan.
Dewasa ini FreeBSD telah melahirkan rilis-rilis yang sangat stabil dan luas
digunakan oleh masyarakat dunia. Yahoo!, direktori internet terbesar saat ini,
mempercayakan jutaan halamannya untuk dilayani oleh sistem FreeBSD, begitu pula
organisasi dan vendor-vendor besar lainnya.
3. Tujuan dari penggunaan FreeBSD
Berdasarkan penuturan Hubbard, sasaran utama FreeBSD Project
adalah memberikan software yang dapat digunakan untuk beragam tujuan.
Barangkali apa yang menarik dari FreeBSD adalah sisi teknisnya yang simpel.
Diakui bahwa program instalasi FreeBSD termasuk dalam tool instalasi Unix yang
paling sederhana di antara yang lainnya. Di samping itu, sistem software
third-party yang datang bersamanya (Port Collections) telah diadopsi NetBSD dan
OpenBSD.
4. Keuntungan menggunakan FreeBSD
Memiliki sistem software third-party yang memberikan
kemudahan yang berarti bagi para user untuk menambah atau menghapus
aplikasi-aplikasi. Para user cukup mengeksekusi satu baris perintah dan
aplikasi-aplikasi dengan sendirinya di-download, dicek integritasnya, di-build,
dan diinstall secara otomatis. Tugas-tugas administrasi sistem menjadi sangat
praktis dan mudah.
Keuntungan lain dalam memakai freebsd sebagai server
diantaranya adalah mudah, gratis (bisa di download langsung dr
http://www.freebsd.org), secure, powerfull, mendukung patch dan update,
disertai port dan package u/ memudahkan install software lain, disertai
firewall, dan ada team yang akan selalu develop OS FreeBSD.
Sistem stabil untuk database, server internet, intranet,
fill-server, intranet client, pengembangan java.,FreeBSD dpt berjalan lebih
cepat dari Linux dalam beberapa bagian misal sbg server NFS,Termasuk s. operasi
yg hemat karena fersi gratisnya.
5. Kelemahan memggunakan FreeBSD
Sedikit software untuk kantor apalagi versi gratisnya, Free
BSD tidak dpt digunakan pada mikro karnal lam PC IBM, Free BSD tidak dpt
mendukung ISA-plug-and-ply-card, Kecilnya basis developer dan pemakai yg
mencari bug/kelemahan program, Belum jelas masa depannya untuk server database
dan sistem operasi desktop .
6. Model Pengembangan FreeBSD
Model pengembangan FreeBSD nyaris serupa dengan NetBSD
maupun OpenBSD, tetapi memiliki perbedaan yang signifikan dengan development
Linux. Model pengembangan FreeBSD dikelola secara profesional oleh ratusan
programmer individual yang dipanggil dengan Committers. Commiters berwenang
melakukan perubahan-perubahan yang dibutuhkan terhadap source official FreeBSD
kapan pun juga. Penyeleksian tim Commiters diputuskan oleh FreeBSD Core Team,
yang merupakan papan direksi FreeBSD.
Model pengembangan FreeBSD diarahkan untuk menciptakan
produk yang stabil dan mudah digunakan. Sebagai salah satu sistem Unix yang
reliabel untuk platform x86, FreeBSD harus menjaga kompatibilitas
program-program sebaik mungkin di antara sistem. memiliki wewenang langsung
untuk melakukan perubahan-perubahan pada system.
Selain FreeBSD, OS lain yang berbasis BSD adalah NetBSD dan
OpenBSD. Perbedaan dari ketiga OS tersebut simplenya seperti ini. Dilihat dari
kelebihannya :
1. FreeBSD :
mendukung byk 3rd party software dng semboyan “ready to serve”.
2. OpenBSD :
menitikberatkan pd security, dgn slogan canggihnya “secure by default”.
3. NetBSD :
Mendukung banyak hardware dan berbagai arsitektur.
Instalasi OS FreeBSD dengan virtual book.
1. Buka Virtual Box...
2. Klik "Baru" lalu isikan Nama , pilih Tipe OS ,dan pilih Versi OS , kalau sudah klik "Lanjut"...
3. Pilih "Ukuran memori" untuk Virtual Box , disarankan 256 MB...
4. Di pengaturan selanjutnya pilih "Create a virtual hard disk now" ,dan klik "Buat"...
5. Di pengaturan Hard disk file type pilih "VDI (VirtualBox Disk Image)" ,dan klik "Lanjut"...
6. Di pengaturan Storage on physical hard disk pilih "Dialokasikan secara dinamik" ,dan klik "Lanjut"...
7. Di pengaturan Lokasi dan ukuran berkas atur ukuran data Virtual Box , saya atur 10 gb (minimal 8gb)...
8. Kalau sudah selesai , klik pengaturan dan langsung ke Jaringan...
9. Ganti Terpasang pada dari NAT menjadi Adaptor Ter-bridge...
10. Sekarang ke Penyimpanan , klik gambar kaset dan cari dimana iso FreeBSDnya disimpan , kalau sudah klik "Ok"...
11. Kalau sudah klik "Mulai" ...
12. Tunggu selesai booting sampai tampilan seperti ini , lalu pilih Install...
13. Selanjutnya pilih jenis keyboard...
14. Saya pilih keyboard "United Kingdom Codepage 850"...
15. Pilih ">>>Continue" lalu atur nama hostname , saya isi nama sendiri , jika sudah pilih "OK"...
16. Pilih system apa yang mau di install , cara menandainya dengan klik "Space" , kali ini saya tidak menandai semua , jika sudah pilih "OK"...
17. Selanjutnya pilih "Auto (UFS)" , klik "OK"...
18. Pilih "Entire Disk"...
19. Pilih "GPT" atau "Guild Partition Table" , lalu klik "OK"...
20. Disini tinggal pilih "Finish"...
21. Di "Confirmation" pilih "Commit"...
22. Selanjutnya tunggu saja sampai selesai..
23. Selanjutnya ketik Password baru , lalu konfirmasi...
24. Disini pilih "OK" saja...
25. Disini pilih "OK" untuk konfigurasi...
26. Pilih "Yes" untuk menggunakan DHCP untuk konfigurasi antar muka...
27. Pilih "No" jika tak ingin melakukan konfigurasi IPv6 untuk antar muka...
28. Disini pilih "OK" saja...
29. Sekarang atur zona waktu...
30. Pilih layanan yang mau di tampilkan saat startup...
31. Tambahkan user baru...
32. Lalu selanjutnya isikan username , nama lengkap , dan password...
33. Lalu lanjut dengan plih "Exit" ...
34. Selanjutnya pilih "No" saja...
35. Selanjutnya cabut kaset dari Virtual Box lalu Reboot...
36. Lalu login dengan username dan password yang tadi dibuat...
37. Selamat anda sudah masuk FreeBSD...
Dapat memahahi dan mengetahui apa itu FreeBSD
F. KESIMPULAN
Jadi FreeBSD ini adalah OS yang didalamnya tertanam sebuah UNIX akan tetapi FreeBSD menciptakan LIsensi sendiri yaitu BSD Lisensi.
G. REFERENSI
https://samuelarasmichael.blogspot.co.id
https://www.freebsdfoundation.org
Sekian penjelasan dari saya kurang lebih nya mohon maaf semoga bermanfaat,
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.


0 komentar:
Posting Komentar